Jumat, Januari 20, 2012

Pindah Silang (Crossing Over)

Gen-gen yang mengalami tautan pada satu kromosom tidak selalu bersama-sama pada saat pembentukan gamet melalui pembelahan meiosis. Gen-gen ini dapat mengalami pindah silang.

Pindah silang adalah proses pertukaran gen suatu kromatid dengan gen kromatid homolognya atau peristiwa pertukaran gen antara kromatid non-sister. Pindah silang terjadi pada pembelahan meiosis, tahap profase I.

Untuk memahami peristiwa pindah silang perhatikan gambar di bawah ini !

 
Pada gambar terlihat, terbentuk 4 gamet, yaitu AB, Ab, aB dan ab. AB dan ab disebut gamet parental (KP) sedangkan Ab dan aB disebut gamet rekombinan (RK).
Pindah silang sering terjadi pada gen-gen yang kekuatan tautannya lemah. Kekuatan tautan tergantung pada jarak antara gen-gen yang tertaut. Semakin kuat tautan antar gen semakin sulit terjadi pindah silang.
Untuk mengetahui ada tidaknya tautan antara dua gen dapat dilakukan test cross (penyilangan dengan individu homozigot resesif). Bila dari hasil uji didapat KP  ≥ 50%, sedangkan RK ≤ 50%  maka kedua gen memang bertaut satu dengan yang lain.

Pada peristiwa pindah silang, besarnya nilai pindah silang adalah ;


Perhatikan beberapa contoh persilangan berikut ;
1.  Lalat warna hitam sayap panjang (HhPp) disilangkan dengan lalat warna abu sayap pendek (hhpp). Hasilnya adalah ; 25% hitam sayap panjang, 25% abu sayap panjang, 25% hitam sayap pendek, 25% abu sayap pendek
Terdapat 50% keturunan sama dengan induknya (KP) dan 50% keturunan tidak sama dengan induknya (RK)
Berarti H dengan P serta h dengan p tidak bertautan

2.  Lalat warna hitam sayap panjang (HhPp) disilangkan dengan lalat warna abu sayap pendek (hhpp). Hasilnya adalah ; 50% hitam sayap panjang, 50% abu sayap pendek
Terdapat 100% keturunan sama dengan induknya (KP) dan 0% keturunan tidak sama dengan induknya (RK)
Berarti H dengan P serta h dengan p bertautan

3.  Persilangan lalat mata merah sayap normal (PpVv) dengan lalat mata ungu sayap keriput (ppvv) menghasilkan keturunan ; Mata merah sayap normal =382, Mata merah sayap keriput=16, Mata ungu sayap normal=22, dan Mata ungu sayap keriput=353
Hitung nilai pindah silangnya !

4.  Jarak antara gen P dan H adalah 8%. Gen P mengatur sayap panjang dan gen H mengatrur warna tubuh hitam. Gen p mengatur sayap pendek dan gen h mengatur warna tubuh abu. Tentukan rasio fenotipe hasil test cross genotipe PpHh yang mengalami pindah silang !
Catatan : Nilai pindah silang = jarak antar gen = persentase rekombinan

print this page Print halaman ini

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews | Re-Design by DedySmaim